Ads 468x60px

Pages

Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Maret 2013

Seni : Lukisan ala Serangga !

Pernahkan terbayangkan olehmu bahwa para serangga kecil yang sering mengganggumu atau bahkan merusak hari-hari indahmu karena tingkah mereka yang membuat jijik, menyerang ketenangan di saat sedang makan atau nonton tv bahkan bisa memiliki kelebihan di bidang seni daripada dirimu sendiri. Serangga yang ternyata memiliki sentuhan seni dan bisa membuat sebuah karya seni yang indah.

Ya, inilah fakta yang pernah ada di dunia serangga maupun seni, dimana di luar negeri sana dilakukan eksperimen mengejutkan dimana serangga rumahan yang biasa nya mengganggu di bekali dengan cat lukis di badan mereka, ada di lewat kan ke cairan cat lukis dan dibiarkan bergerak kesana kemari membuat lukisan indah atau bahkan yang setengah dicelupkan ke dalam cat lukis lalu dibiarkan hinggap ke atas kanvas lukis, dan mereka dibiarkan berkreasi meliuk-liukan anggota tubuh mereka di atas kanvas lukis. Dan ternyata hasil lukisan yang dibentuk oleh para serangga ini tidak kalah keren dibanding banyak banyak maestro lukisan abstrak di dunia ini. Mau bukti? simak gambar-gambar indah berikut ini :


 Lukisan di atas ini dibuat oleh kupu-kupu dengan memanfaatkan sayap kupu-kupu dan kaki kupu-kupu yang dicelupkan sedikit ke dalam cairan cat lukis.


Lukisan indah yang di buat oleh kecoa madagaskar



Lukisan matahari terbit yang dibuat oleh serangga kecil bernama Kumbang Darkling.

  Hutan Indonesia

Rabu, 06 Maret 2013

Fakta : Alam Semesta berbentuk seperti terompet sangkakala

Bagi ummat Islam di seluruh dunia mungkin sering mendengar atau minimal sekali dalam seumur hidupnya pernah mendengar tentang berita kiamat dan bagaimana proses terjadinya kiamat? Ya, menurut al-Qur'an dan Hadits proses terjadi kiamat akan dimulai dengan diperintahkannya malaikat Isrofil untuk meniupkan sangkakala/terompet atau dikenal oleh HORN dalam bahasa Inggris. 

Surah An Naml ayat 87 :

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”

Proses terjadi kiamat/ditiupkannya sangkakala itu pernah ditanyakan oleh para sahabat Rasul tentang seberapa besar sangkakala dan apa itu sangkakala, Lalu Rasul menjawab seberapa besar sangkakala dan proses ditiupkannya sangkakala terbagi dalam tiga fase menurut Rasulullah S.A.W :  

“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah.

  Lalu sang sahabat (Abu Hurairah) bertanya :

“Wahai Rasulullah bagaimanakah (bentuk dari) sangkakala itu?”

Dan Rasulullah menjawab :
“Menyerupai tanduk (horn/terompet) dari cahaya.”

Lanjut Abu Hurairah :
"Lalu bagaimana besarannya/ukurannya?"

Rasulullah pun bersabda :
“Sangat besar (luas) bulatannya, demi Allah S.W.T yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatan itu (adalah) seluas langit dan bumi, dan akan ditiup sampai tiga kali. Tiupan Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Tiupan Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Tiupan Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau pembangkitan).”

Namun ternyata apa yang pernah di sabdakan Rasulullah sekitar 1400 an tahun yang lalu itu, mulai dibuktikan oleh ilmuwan dari barat sekitar 7 tahun an lampau (sekitar tahun 2006) oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman yang dibantu oleh alat dari pihak NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) bernama Wilkinson Microwave Anisotropy Prob/WAMP mulai mengobservasi atau mengamati ciri-ciri dari bentuk alam jagad raya ini akhirnya berhasil menemukan bentuk dari Alam Semesta ini yang berbentuk menyerupai terompet orang masa lalu yang berbentuk bagaikan terompet yang terbuat dari tanduk.

Yang mana pada bagian ujung belakang terompet (ujung jagad raya yang ditengarai sebagai penghubung antara dunia kehidupan dan Arsy Allah) merupakan sebuah dimensi/alam yang tidak bisa diamati (unobservable), sedangkan sisi terluar/paling depannya (di mana bumi, matahari, maupun galaxy-galaxy yang tercakup di dalamnya merupakan alam yang masih dapat di amati (observable).

Jika di masa sebelum datangnya Islam, para pemuka agama maupun para pemikir dan ilmuwan masa lampau mengidentikan alam semesta ini adalah bagaikan sebuah meja datar yang bertepi dimana ujung dari alam semesta ini adalah tepi meja, jika kita menyusuri alam semesta hingga ke ujungnya maka kita akan terjatuh dan terperosok ke dalam alam ghaib, maka Islam akhirnya meluruskan pandangan tersebut yang memberi petunjuk bahwa alam semesta itu berbentuk seperti Sangkakala/Terompet/Horn :



 
Gambaran radiasi awal pernah dibuat NASA menggunakan Wilkinson Microwave Anisotropy Prob tahun 2003, dan terbukti telah membantu beberapa misteri tentang sejarah waktu, ruang dan segala yang berkaitan dengan jagad raya. Jagad raya tercipta sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Proporsi alam semesta terdiri dari 4% materi, materi yang tidak terdeteksi 23% dan 73% adalah energi misterius.



 Hutan Indonesia

Minggu, 03 Maret 2013

Fakta : Rekonstruksi Wajah King Richard III

Seperti banyak diberitakan sebelumnya, bahwa telah ditemukan susunan tulang belulang dan tengkorak dari raja Inggris yang paling tersohor di dunia yang terkenal dengan cerita-cerita kepahlawanannya yakni KING RICHARD III. Yang ditemukan oleh sekelompok peneliti arkeologi dan sejarah di Inggris. Susunan tulang belulang beliau ternyata ditemukan di bawah sebuah lahan parkir di Inggris.

Nama King Richard III ini pada awalnya tenggelam oleh cerita dan dongeng kepahlawanannya sendiri sehingga banyak orang mengira tokoh beliau ini hanyalah kisah fiktif belaka. Yang oleh beberapa kalangan biasa malah di anggap hanya cerita dongeng kebangsawanan belaka. Namun setelah ditemukan struktur kerangka tulang yang diyakini secara susunan karbon dan DNA yang terdapat di tulang belulang tersebut adalah benar milik raja Richard III akhirnya mitos tersebut dapat dipatahkan dan dipastikan bahwa keberadaan King Richard III ini adalah nyata adanya dan bukan fiktif belaka.

Diceritakan bahwa King Richard III ini tewas di medan perang hanya dua tahun berselang dari saat ia berkuasa menjadi Raja 1483 dan tewas pada tahun 1485 di peperangan yang dikenal dengan Battle of Bosworth, beliau terjatuh dari kuda tunggangannya dan tewas terbunuh oleh lawannya yang tak lain adalah rombongan saudaranya sendiri yakni Henry of Tudor yang kemudian berkuasa sebagai King Henry VII menggantikan mendiang King Richard III itu sendiri.

Tindak lanjut dari ditemukannya tulang belulang Raja Richard III itu sendiri lalu di rekonstruksi dengan teknologi CT scan dan 3D face reconstructor dan juga dengan keahlian para seniman patung lilin untuk me rekonstruksi ulang wajah sang raja hingga terbentuk wajah asli sang Raja tersebut tepat pada saat beliau terakhir hidup di dunia. Dengan struktur gigi, rahang dan tempurung tengkoraknya dibantu oleh teknologi CT scan maka didapat struktur dasar wajahnya, lalu dilanjutkan dengan rekayasa Tiga Dimensi akhirnya disimpulkan kemungkinan wajah asli sang raja yang juga ditunjang oleh catatan sejarah maupun kultur orang Inggris di jamannya (potongan rambut, gaya berpakaian atau mimik muka orang Inggris di masa beliau).

Lalu dibuatlah tiruan wajah sang Raja Richard III tersebut berupa patung lilin. Ini penampakan akhir wajah KING RICHARD III tersebut :







Hutan Indonesia